Online Shop For Winter Wear

Blog

Liputan6.com, Jakarta – Jika Anda suka mengkhayal tentang salju di musim panas, maka gua di Tiongkok ini menjadi jawaban khayalan Anda tersebut. Gua Es Ningwu merupakan gua terbesar di Tiongkok dan yang lebih keren, gua es ini tetap beku sepanjang tahun, termasuk di musim panas yang terik.

Terletak di pegununggan di Provinsi Shanxi, Gua Ningwu berdiameter 85 meter dan terletak di sisi gunung yang tingginya lebih dari 2 ribu meter di atas permukaan laut. Tak hanya dinding dan lantainya dilapisi dengan es tebal, bahkan stalaktit berupa es juga membentang dari langit-langit ke lantai gua ini.

Meski diyakini telah terbentuk sejak Zaman Es sekitar 3 juta tahun yang lalu, penduduk setempat menyebut gua ini sebagai “Gua 10.000 Tahun.” Lalu pertanyaannya, mengapa es di gua ini tidak pernah mencair bahkan pada musim panas?

Sebab tak pernah meleleh

Menurut ilmuwan yang mempelajari gua es, salah satu alasannya adalah struktur dan bentuk dari gua ini. Gua Ningwu berbentuk seperti pin bowling. Bentuk melengkung ini secara konsisten membuat udara dingin terperangkap di dalam, membiarkannya tetap beku sepanjang tahun.

“Bisa dibilang, ini seperti gua itu memiliki cara sendiri mempertahankan esnya,” kata Aurel Persoiu, seorang peneliti di Emil Racovita Insititute of Speleology di Romania, kepada BBC.

Untuk menambah keindahan dalam gua, ratusan bola lampu berwarna-warni menerangi dindingnya yang tertutup es. Ini membuat cahaya dari bola lampu tampak berkilauan di permukaan es dan menjadikannya indah.

Liputan6.com, Jakarta – Musim dingin kali ini sepertinya menjadi yang terekstrem di banyak negara termasuk daratan Rusia. Salah satu wilayah di timur Rusia, terkenal sebagai kota paling dingin di dunia. Temperatur suhu di kota itu dikabarkan telah turun menjadi (-85°F) atau setara dengan -65 derajat Celcius. Akibat hal itu, pemerintah Yakutsk memutuskan untuk meliburkan sekolah di Desa Oymyakon.

Bagi masyarakat Oymyakon, iklim dingin yang kejam sudah menjadi hal biasa yang mereka alami. Temperatur -65 derajat Celcius bukan lagi mengejutkan untuk mereka. Fasilitas umum di Oymyakon dan daerah Yakutsk lainnya bahkan dikabarkan masih tetap beroperasi seperti biasa.

Di samping itu, layanan darurat lokal di Yakutsk siap siaga memantau cuaca dan memberitahukan untuk menutup sekolah sementara, jika temperatur mencapai di bawah -52 derajat Celcius. Para wisatawan dan pemburu pun disarankan untuk menunggu cuaca sedikit bersahabat.

Cuaca dingin tak harus sepenuhnya disalahkan, ada sisi lain yang justru memberikan pemandangan indah dan tak biasa di sana. Hutan-hutan di area Oymyakon yang tertutup salju tebal memberikan penampakan yang menakjubkan layaknya seperti negeri dongeng.

Walaupun temperatur amat jatuh rendah, tampaknya suhu dingin tak mampu mengganggu penduduk di sana. Malah banyak warga di wilayah Yakutsk mengabadikan pemandangan spektakuler serta mengunggah kegiatan mereka melalui media sosial.

Desa yang kecil

Di samping itu, karena Oymyakon merupakan sebuah desa, maka sebagian rumah masih belum menggunakan penghangat yang modern. Mereka kebanyakan membakar batu bara atau kayu bakar untuk memanaskan tubuh.

Melansir Daily Mail, Kamis (18/12018), asupan gizi mereka hanya berasal dari protein daging rusa dan kuda serta ikan. Selain itu, tak banyak yang tumbuh di Oymyakon. Meksi demikian, kebanyakan warga di Oymyakon tak pernah tercatat mengalami gizi buruk karena mereka juga mengonsumsi nutrisi dari susu hewan.

Populasi di desa kecil tersebut hanya terdiri dari 500 orang. Kebanyakan rumah-rumah warga di sana juga masih menerapkan toilet di luar rumah. Kemudian masyarakat sebenarnya juga sering menghadapi beragam masalah.

Kesulitan para warga

Tak hanya alam yang membeku karena temperatur yang dingin, sejumlah benda seperti tinta pena, kacamata, sampai dengan feses manusia juga mengalami hal yang sama. Biasanya Oymyakon juga kerap mengalami mati listrik dan mobil sulit untuk digunakan karena bahan bakar yang membeku.

Untuk menelepon juga menjadi hal lainnya yang termasuk dalam daftar kendala di Oymyakon. Jika ada warga yang meninggal, maka masyarakat akan memakan waktu tiga hari untuk melakukan penguburan karena menunggu tanah mencair.

Sebuah monumen di era komunis sampai dibuat di Oymyakon karena temperatur di desa kecil itu pernah mencapai -71 derajat Celcius pada tahun 1942.

Walaupun terpencil, Oymyakon justru memancing perhatian orang untuk mengalami bagaimana rasanya berada dalam kondisi musim dingin yang abadi di sana. Lucunya, nama Oymyakon juga merujuk pada arti “air yang tak beku” karena adanya sumber air panas di dekat desa itu.

Pantai Timur Amerika

Lautan es mengapung di Boston Harbor, Boston, Rabu, 3 Januari 2018. Setelah sepekan suhu dingin, badai musim dingin diprediksi melanda wilayah Boston dan sekitarnya hari ini, Kamis, 4 Januari 2018. (Foto / Michael Dwyer).

Salju-salju pertama mulai bergerak melalui kawasan tengah di bagian timur Amerika semalam hingga Kamis pagi (4/1).

Badai ini diperkirakan akan berdampak besar di bagian timur laut Amerika, kemungkinan mencurahkan salju setinggi lebih dari 20 sentimeter di Boston, Massachusetts, di mana sekolah-sekolah ditutup pada Kamis (4/1) ini.

Angin sekuat topan diperkirakan akan menghantam pesisir kawasan New England dan menuju Kanada. Peringatan badai salju dikeluarkan di kota-kota di pesisir, mulai dari di negara bagian Virginia hingga Maine.

Para peramal cuaca menyamakan badai itu dengan bom karena tekanan udara turun tajam dalam waktu 24 jam, yang menciptakan angin sangat kencang.

Sementara itu, cuaca musim dingin yang brutal membawa salju, es dan suhu dingin membeku ke beberapa bagian Amerika yang tidak terbiasa dengan kondisi tersebut.

Salju menyelimuti tanah di Tallahassee, Florida, untuk pertama kalinya dalam kurun hampir 30 tahun pada hari Rabu. Air yang membeku menjadi es membuat jalan-jalan raya di Georgia, North Carolina dan South Carolina menjadi seperti arena berseluncur yang berbahaya.

Mereka yang tidak menyimak peringatan agar tetap tinggal di rumah terperangkap dalam kemacetan lalu lintas sepanjang 97 kilometer di jalan raya antar negara bagian Interstate 95 yang merupakan jalan raya penting di kawasan Pantai Timur Amerika. Para petugas darurat, yang tidak terbiasa menghadapi cuaca musim dingin yang hebat ini, kewalahan mengatasi banyaknya kecelakaan dan mobil-mobil yang terbalik.

Sementara itu, cuaca sangat dingin melingkupi Amerika mulai dari bagian tengah hingga ke bagian timur dan jauh ke selatan.

Suhu tertinggi di International Falls, Minnesota, hari Rabu (4/1), adalah minus 19 derajat Celsius.

Para peramal cuaca menyatakan sebagian besar Amerika diperkirakan akan kembali menghadapi gelombang cuaca dingin yang sangat berbahaya akhir pekan ini, sebelum suhu meningkat. [uh/ab]

Musim Dingin di Gunung Manin

Dalam lima tahun terakhir saya sangat menikmati tinggal di kota Daejeon, Korea Selatan. Kota nomor lima terbesar di Korea Selatan ini relatif lebih sepi dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Seoul dan Busan. Kota berpenduduk 1.5 juta ini adalah “Silicon Valley”nya Korea. Banyak universitas, pusat penelitian, dan juga wisata alam. Kota Daejeon dikelilingi oleh banyak gunung.

Setiap akhir minggu saya sempatkan untuk pergi hiking di beberapa gunung di kota ini. Selain saya suka dengan alam, hiking di Korea adalah olahraga yang sangat populer. Hiking atau naik gunung di sini, jangan dibandingkan dengan di Indonesia. Hiking atau naik gunung relatif sangat mudah dan aman di Korea Selatan. Bukit atau gunung tidaklah setinggi gunung-gunung di Indonesia. Rata-rata sekitar 700 – 1,200 meter dari permukaan laut.

Memang sangat menyenangkan jika kita dapat pergi hiking atau naik gunung dengan teman-teman. Namun demikian jika kita tidak ada teman, kita bisa pergi hiking sendiri. Kita dapat membuat teman di sana. Pada musim gugur yang berlangsung dari bulan September sampai November setidaknya saya sudah hiking ke empat gunung yaitu Gunung Seorak, Gunung Daedun, Gunung Bomun, dan Gunung Manin. Pada akhir minggu ini, Sabtu, 22 November saya kembali lagi ke Gunung Manin.

14167178881596998476

Kali ini saya pergi bersama dengan empat puluh mahasiswa di kampus saya SolBridge International School of Business, Universitas Woosong. Saat ini sering kali saya diminta oleh pihak kampus untuk menjadi pemandu jika harus naik gunung khususnya bagi mahasiswa asing. Saya pun sangat menikmati hal ini. Kadang-kadang memang sedikit ‘aneh’ karena saya orang asing tetapi mengenalkan Korea kepada mereka.

Gunung Manin terletak di kota Daejeon tepatnya di daerah Geumsan. Dari pusat kota Daejeon Anda bisa naik bus kota seharga KRW 1,200. Perlu waktu kurang lebih empat puluh menit untuk sampai di kaki gunung Manin. Tinggi gunung Manin hanya sekitar 537 m dari permukaan laut. Kata Manin sendiri berarti tinggi. Dari bawah gunung sampai ke puncak gunung perlu waktu sekitar dua sampai tiga jam. Ada beberapa rute di sana tetapi yang paling umum biasanya kita harus berjalan kurang lebih 2 km sampai puncak. Luas gunung Manin diperkirakan sekitar 182 hektar.

14167179561364237386

Kami berangkat dari Daejeon dengan bus sekolah pada pukul delapan pagi. Suhu udara berkisar antara 12 derajat celcius pada pagi hari tersebut. Di Korea kita sudah terbiasa melihat ramalam cuaca sebelum kita berangkat naik gunung. Hal ini karena akan membuat perjalanan kita lebih menyenangkan. Beberapa mahasiswa asing terutama dari Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan lain-lain tidak terbiasa dengan hal ini. Sesudah tinggal di Korea akhirnya mereka terbiasa dengan hal ini.

Tepat jam 08:45 kami sudah sampai di depan pintu masuk Gunung Manin. Suasana masih sangat sepi ketika kita sampai di sana. Hanya ada beberapa para pendaki yang kami temui di sana. Mungkin kami terlalu pagi. Sesampainya di sana kami mulai mendaki Gunung Manin. Di depan pintu masuk gunung ada danau buatan. Di sini pengunjung dapat melihat dan menikmati keindahan Gunung Manin jika mereka tidak mau mendaki.

Saya dan beberapa mahasiswa asing dari Indonesia, Rusia, China, dan Norwegia memutuskan untuk mengambil rute yang sedikit jauh. Beberapa mahasiswa memilih rute yang singkat. Hari itu cuaca benar-benar sangat bagus. Langit biru dan udara begitu segar. Musim gugur di Korea baru saja selesai dan saat ini cuaca sangat dingin karena sudah memasuki musim dingin. Akhirnya pendakian dimulai.

1416718033197437030

Salah satu hal yang saya sukai berinteraksi dengan mahasiswa asing adalah kita bisa bertukar pengalaman tentang negara kita masing-masing dengan mereka. Mahasiswa Rusia mengatakan bahwa musim dingin di Korea tidak sedingin di Rusia bahkan saat ini di Rusia sudah minus 30 derajat. Sama dengan di Norwegia bahwa sekarang sudah berlangsung musim dingin. Mengobrol dengan mahasiswa ini juga dapat mengenalkan pariwisata Indonesia.

Daun-daun musim gugur berserakan di mana-mana. Trail atau jalanan nampak tidak terlihat karena dipenuhi oleh daun-daun kering. Bagi saya dan mahasiswa dari Indonesia pemandangan ini adalah pemandangan yang sangat indah. Pemandangan seperti ini hanya ada di musim gugur. Kami sempatkan untuk beristirahat dan tiduran untuk mengambil gambar bersama-sama. Kadang-kadang kita juga bermain dengan menerbangkan daun-daun tersebut. Suasana begitu riuh ketika angin dengan kencang menerbangkan daun-daunan tersebut.

Sesudah berjalan kurang lebih satu jam kami akhirnya sampai di puncak. Pemandangan sangatlahmenajubkan. Gugusan gunung-gunung dikejauhan membuat layaknya sebuah lukisan alam. Pemandangan seperti inilah yang paling saya suka. Beberapa daun juga nampak masih belum gugur dan warnanya masih berwarna-warni. Setelah beristirahat sejenak kami akhirnya melanjutkan perjalanan untuk menuju ke ‘temple’. Sangat umum di Korea di gunung ada ‘temple’. Biasanya orang beristirahat atau berdoa di sana.

14167180981268387207

Tidak terasa bahwa kami sudah hiking selama dua jam. Kami kemudian memutuskan untuk kembali ke danau Manin untuk makan siang. Di tempat ini para pengunjung dapat menikmati Hotteok, makanan tradisional Korea yang sangat terkenal di sini. Di dalam Hotteok ada chinamon/gula merah. Kami semua merasa kangen dengan Indonesia. Sambil menikmati makan siang kami dapat mendengarkan ‘live’ musik yang dibawakan oleh pemusik Korea.

Sekali lagi angin bertiup dengan kencang dan menerbangkan daun-daun. Suasana seperti ini menjadi sangat romantis. Setelah beristirahat kurang lebih satu jam kami semua akhirnya kembali ke Daejeon. Selamat menyambut musim dingin di Korea Selatan.

Source : www.kompasiana.com

Dingin di Kanada – Dedaunan mulai berganti warna. Pun suhu sudah naik turun. Kadang 30, kadang 6 ???? Dan saya pun mulai menggeser perlahan baju-baju musim panas dari lemari. Bahkan saat saya membersihkan rak sepatu, kata suami, “Itu sepatu summer aku belum pernah dipake!!” ????????

Yayaya… mari kita bersiap-siap menyambut musim dingin yang katanya bakalan lebih dingin dari tahun lalu.???? Tahun lalu maksimal -26 (feels like -41) aja kok ????

Musim dingin tahun lalu, salju bertahan dari Desember sampai April. Nah, karena disini selama musim dingin banyak hal yang bisa dilihat dan dinikmati, maka kita perlu persiapan ????

WhatsApp Image 2017-09-22 at 09.22.29

Menikmati Musim Dingin Di Kanada

  1. Base Layer
    Pelapis yang menempel di badan, alias baju dalam ini ada yang menyebutnya long john, second skin, atau long underwear. Pilih base layer yang paling nyaman dikenakan. Saya pernah bertanya, bahan apa yang sebaiknya dipilih untuk base layer? Jawabannya adalah yang berbahan alami seperti merino wool. Tapi memang harganya uwow sih ????????????. Kalo ga ada, yang sintetis pun tak apa.
    PS: benda ini jarang-jarang diskon. Kalo mau dapet harga ‘miring’, rajin2lah cek toko sebelah ????
  2. Mid layer
    Di tulisan saya yang lain, saya menyebutnya fleece (karena kebiasaan aja, meskipun fleece hanyalah salah satu jenis kain yang biasa dipakai sebagai mid layer). Lapisan ini berfungsi sebagai ‘penghangat’ badan (mencegah panas dari tubuh untuk keluar, dan menghalangi dingin dari luar untuk masuk ke badan)
    Mid layer ini bisa dari bahan fleece ataupun yang lightweight down/synthetic.
  3. Outer layer
    Lapisan terluar ini fungsinya untuk melindungi kita dari angin, hujan air dan salju. Jadi, perlu banget buat punya jaket yang breathable & punya lapisan anti air.
    Bentuknya bisa bermacam-macam bergantung kebutuhan dan selera. Ada yang suka coat panjang/parka, atau kalau saya lebih memilih yang pendek ala ski jacket.
  4. Sepatu boots
    Saya membawa winter boots jaman saya sekolah dulu. Tapi berdasar pengalaman musim dingin tahun lalu, boots tersebut kurang cocok untuk dikenakan di Cikebek. Dengan kondisi salju yang menumpuk dan awet, plus kami suka sepedaan selama winter.
    Memang sih, kalau hanya hujan salju, masih bisa dipakai. Tapi kalau untuk berjalan seharian di salju lalu keluar masuk ruangan untuk menghangatkan badan, maka salju meleleh dan airnya tertahan di dalam. Walhasil pas keluar dari ruangan, kaki saya terasa beku ????????
    Jadi, penting buat punya sepatu boots yang tahan air. Bisa yang dilapisi karet ataupun yang berbahan kulit. Selain itu, pilih sepatu boots yang gripnya bagus supaya tidak mudah terpeleset (maklum ya, kadang kalo udah ada lapisan es, jalanan jadi super-licin).
    WhatsApp Image 2017-10-08 at 11.16.22
  5. Celana winter/snow pants
    Kalau ingin berlama-lama di luar, pastikan paling tidak punya 1 celana winter. Bentuknya emang lempeng, jauh dari modis kalo buat pepotoan ????. Tapi percayalah, saat suhu -26, kulit tropis ga akan berdusta. Jangan terintimidasi sama mbak-mbak yang lahirnya di kutub utara. Meski suhu -26, tetep pake rok pendek atau celana panjang yang sobek-sobek ????
  6. Sarung tangan
    Nah, karena kami sering bersepeda, sarung tangan ini menjadi benda yang super penting. Bagian tangan rasanya paling banyak terpapar dingin. Kadang saya pakai 2 lapis, fleece dan sarung tangan.Seperti juga perlengkapan yang lain, bahannya juga yang water & windproof. Bentuknya bisa yang berjari (glove) atau yang bulat tanpa jari (mitten). 
    Saya lebih suka yang mitten karena rasanya lebih hangat & nyaman ????WhatsApp Image 2017-10-08 at 11.21.48
  7. Topi/kupluk/tuques
    Kupluk yang bawa dari Indo (yang rajut ala-ala), ternyata kurang maksimal disini ???? Perlu pelapis supaya tidak terlalu dingin. Tapi kan agak ribet ya kalau harus mengenakan 2 lapis topi.
    WhatsApp Image 2017-10-08 at 11.16.22 (1)
    Ternyata, dari pengalaman kami, lebih nyaman mengenakan topi dari bahan wool. Pastikan kupluk menutup telinga ya.  Memang sih harganya agak lebih mahal. Tips-nya, cari pas lagi diskon 80% ????
  8. Syal
    Syal yang panjang dan dililit ternyata kurang cocok buat saya yang lasak ????. Saya lebih suka yang model Cache-cou/neck warmer yang tinggal ‘plung’ dan bisa ditarik ke atas untuk menutupi hidung & mulut saat bersepeda ????WhatsApp Image 2017-10-08 at 11.25.43
  9. Goggle
    Pas winter, saat hujan salju biasanya suhu lebih hangat daripada saat matahari cerah ceria. Nah, suhunya enak buat sepedaan/jalan-jalan. Goggle sangat membantu agar kita tetap bisa ‘melek’ dan melihat dengan baik ???? . Sebenarnya ini perlengkapan buat ski sih ya.. tapi berhubung kami ga punya jaket yang capuchon-nya dilengkapi bulu-bulu, maka pake goggle pun jadi ????

Setelah perlengkapan siap, beberapa tips ini bisa dicoba:

  1. Memakai prinsip bawang merah
    Saat musim dingin, kadang suhu naik turun. Untuk mengantisipasi, sebaiknya kenakan pakaian secara berlapis, daripada pakai 1 tapi tebal ????
    Atasan: Base layer, kaos, mid layer, jaket (mid layer bisa ditambah kalau memang masih terasa dingin)
    Bawahan: base layer, celana panjang biasa, celana winter
    Salah satu keuntungan mengenakan pakaian berlapis adalah saat kita mulai merasa gerah, lapisan bisa dilepas satu per satu. Kalo cuma pake 1 tebel, kalo gerah & langsung dilepas, akan terasa ekstrim beda suhunya ????
  2. Jangan mengenakan pakaian berbahan katun
    Kain katun sangat tidak disarankan karena sifatnya yang mudah menyerap keringat, namun saat musim dingin disini, keringat yang diserap itu  tertahan di kain dan akan membuat kita lebih dingin.
    Saya sih masih suka ngebandel pake jeans ???? , kalau sekiranya ga akan terlalu berkeringat. Misal, ke tempat les prancis. Tapi kalau memang berniat seharian jalan-jalan/sepedaan, biasanya saya pake celana winter.
    Kaos kaki  juga jangan pake yang katun ya. Karena meskipun di luar dingin, kalau kita aktif, biasanya kaki tetap berkeringat.
  3. Bawa cadangan
    Ketika berencana untuk seharian di luar, saya biasanya membawa cadangan sarung tangan dan kaos kaki.
  4. Buat jaga-jaga, sedia hand & foot-warmer
    Biasanya ada di toko perlengkapan outdoor. Harganya sekitar C$1.5-5 per pasang (sekali pakai, bisa digunakan selama 7 jam). Hand & foot-warmer ini bakalan berguna saat kaki dan tangan terasa beku, lalu tak ada tempat untuk menghangatkan diri ????
    WhatsApp Image 2017-10-08 at 11.23.37
    Selama musim dingin, biasanya selalu ada perapian atau saung di tempat-tempat umum. Tapi kalo pas kebetulan ga nemu, ya benda ini bisa membantu.

Nah, udah siap menikmati musim dingin di Kanada yaaa ????

source : https://dudukngopi.wordpress.com/2017/10/06/menikmati-musim-dingin-di-kanada/

Anda dapat berkunjung langsung ke 3 Cabang Toko Laxmi Tailors terdekat untuk melakukan pembelian. ×
Cara belanja paling MUDAH hanya dengan klik tombol 'BELI'di halaman 'Product List' atau di 'Detail Page' produk yang Anda inginkan, maka produk tersebut akan masuk ke keranjang belanja Anda (Shop Cart). Selanjutnya ikuti langkah demi langkah PERINCIAN BELANJA ANDA : Data Pengiriman ? Cara Pembayaran ? Konfirmasi hingga selesai. ×
Download Aplikasi Androidnya, Instal di Smartphone Anda.dan Andapun bisa melakukan Transaksi dimanapun dan Kapanpun. ×
Punya Pertanyaan seputar produk? Konsultasi langsung hanya dengan klik tombol "Chat With Us" atau dengan email, WhatsUp, BBM, SMS dan Facebook. ×