Blog
Pantai Timur Amerika Bersiap Hadapi Badai Musim Dingin Hebat
Posted by angga Webdesign in on 8 February, 2018Salju-salju pertama mulai bergerak melalui kawasan tengah di bagian timur Amerika semalam hingga Kamis pagi (4/1).
Badai ini diperkirakan akan berdampak besar di bagian timur laut Amerika, kemungkinan mencurahkan salju setinggi lebih dari 20 sentimeter di Boston, Massachusetts, di mana sekolah-sekolah ditutup pada Kamis (4/1) ini.
Angin sekuat topan diperkirakan akan menghantam pesisir kawasan New England dan menuju Kanada. Peringatan badai salju dikeluarkan di kota-kota di pesisir, mulai dari di negara bagian Virginia hingga Maine.
Para peramal cuaca menyamakan badai itu dengan bom karena tekanan udara turun tajam dalam waktu 24 jam, yang menciptakan angin sangat kencang.
Sementara itu, cuaca musim dingin yang brutal membawa salju, es dan suhu dingin membeku ke beberapa bagian Amerika yang tidak terbiasa dengan kondisi tersebut.
Salju menyelimuti tanah di Tallahassee, Florida, untuk pertama kalinya dalam kurun hampir 30 tahun pada hari Rabu. Air yang membeku menjadi es membuat jalan-jalan raya di Georgia, North Carolina dan South Carolina menjadi seperti arena berseluncur yang berbahaya.
Mereka yang tidak menyimak peringatan agar tetap tinggal di rumah terperangkap dalam kemacetan lalu lintas sepanjang 97 kilometer di jalan raya antar negara bagian Interstate 95 yang merupakan jalan raya penting di kawasan Pantai Timur Amerika. Para petugas darurat, yang tidak terbiasa menghadapi cuaca musim dingin yang hebat ini, kewalahan mengatasi banyaknya kecelakaan dan mobil-mobil yang terbalik.
Sementara itu, cuaca sangat dingin melingkupi Amerika mulai dari bagian tengah hingga ke bagian timur dan jauh ke selatan.
Suhu tertinggi di International Falls, Minnesota, hari Rabu (4/1), adalah minus 19 derajat Celsius.
Para peramal cuaca menyatakan sebagian besar Amerika diperkirakan akan kembali menghadapi gelombang cuaca dingin yang sangat berbahaya akhir pekan ini, sebelum suhu meningkat. [uh/ab]
Awal Musim Dingin di Gunung Manin, Daejeon, Korea Selatan
Posted by angga Webdesign in on 5 February, 2018Musim Dingin di Gunung Manin
Dalam lima tahun terakhir saya sangat menikmati tinggal di kota Daejeon, Korea Selatan. Kota nomor lima terbesar di Korea Selatan ini relatif lebih sepi dibandingkan dengan kota-kota besar seperti Seoul dan Busan. Kota berpenduduk 1.5 juta ini adalah “Silicon Valley”nya Korea. Banyak universitas, pusat penelitian, dan juga wisata alam. Kota Daejeon dikelilingi oleh banyak gunung.
Setiap akhir minggu saya sempatkan untuk pergi hiking di beberapa gunung di kota ini. Selain saya suka dengan alam, hiking di Korea adalah olahraga yang sangat populer. Hiking atau naik gunung di sini, jangan dibandingkan dengan di Indonesia. Hiking atau naik gunung relatif sangat mudah dan aman di Korea Selatan. Bukit atau gunung tidaklah setinggi gunung-gunung di Indonesia. Rata-rata sekitar 700 – 1,200 meter dari permukaan laut.
Memang sangat menyenangkan jika kita dapat pergi hiking atau naik gunung dengan teman-teman. Namun demikian jika kita tidak ada teman, kita bisa pergi hiking sendiri. Kita dapat membuat teman di sana. Pada musim gugur yang berlangsung dari bulan September sampai November setidaknya saya sudah hiking ke empat gunung yaitu Gunung Seorak, Gunung Daedun, Gunung Bomun, dan Gunung Manin. Pada akhir minggu ini, Sabtu, 22 November saya kembali lagi ke Gunung Manin.

Kali ini saya pergi bersama dengan empat puluh mahasiswa di kampus saya SolBridge International School of Business, Universitas Woosong. Saat ini sering kali saya diminta oleh pihak kampus untuk menjadi pemandu jika harus naik gunung khususnya bagi mahasiswa asing. Saya pun sangat menikmati hal ini. Kadang-kadang memang sedikit ‘aneh’ karena saya orang asing tetapi mengenalkan Korea kepada mereka.
Gunung Manin terletak di kota Daejeon tepatnya di daerah Geumsan. Dari pusat kota Daejeon Anda bisa naik bus kota seharga KRW 1,200. Perlu waktu kurang lebih empat puluh menit untuk sampai di kaki gunung Manin. Tinggi gunung Manin hanya sekitar 537 m dari permukaan laut. Kata Manin sendiri berarti tinggi. Dari bawah gunung sampai ke puncak gunung perlu waktu sekitar dua sampai tiga jam. Ada beberapa rute di sana tetapi yang paling umum biasanya kita harus berjalan kurang lebih 2 km sampai puncak. Luas gunung Manin diperkirakan sekitar 182 hektar.

Kami berangkat dari Daejeon dengan bus sekolah pada pukul delapan pagi. Suhu udara berkisar antara 12 derajat celcius pada pagi hari tersebut. Di Korea kita sudah terbiasa melihat ramalam cuaca sebelum kita berangkat naik gunung. Hal ini karena akan membuat perjalanan kita lebih menyenangkan. Beberapa mahasiswa asing terutama dari Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan lain-lain tidak terbiasa dengan hal ini. Sesudah tinggal di Korea akhirnya mereka terbiasa dengan hal ini.
Tepat jam 08:45 kami sudah sampai di depan pintu masuk Gunung Manin. Suasana masih sangat sepi ketika kita sampai di sana. Hanya ada beberapa para pendaki yang kami temui di sana. Mungkin kami terlalu pagi. Sesampainya di sana kami mulai mendaki Gunung Manin. Di depan pintu masuk gunung ada danau buatan. Di sini pengunjung dapat melihat dan menikmati keindahan Gunung Manin jika mereka tidak mau mendaki.
Saya dan beberapa mahasiswa asing dari Indonesia, Rusia, China, dan Norwegia memutuskan untuk mengambil rute yang sedikit jauh. Beberapa mahasiswa memilih rute yang singkat. Hari itu cuaca benar-benar sangat bagus. Langit biru dan udara begitu segar. Musim gugur di Korea baru saja selesai dan saat ini cuaca sangat dingin karena sudah memasuki musim dingin. Akhirnya pendakian dimulai.

Salah satu hal yang saya sukai berinteraksi dengan mahasiswa asing adalah kita bisa bertukar pengalaman tentang negara kita masing-masing dengan mereka. Mahasiswa Rusia mengatakan bahwa musim dingin di Korea tidak sedingin di Rusia bahkan saat ini di Rusia sudah minus 30 derajat. Sama dengan di Norwegia bahwa sekarang sudah berlangsung musim dingin. Mengobrol dengan mahasiswa ini juga dapat mengenalkan pariwisata Indonesia.
Daun-daun musim gugur berserakan di mana-mana. Trail atau jalanan nampak tidak terlihat karena dipenuhi oleh daun-daun kering. Bagi saya dan mahasiswa dari Indonesia pemandangan ini adalah pemandangan yang sangat indah. Pemandangan seperti ini hanya ada di musim gugur. Kami sempatkan untuk beristirahat dan tiduran untuk mengambil gambar bersama-sama. Kadang-kadang kita juga bermain dengan menerbangkan daun-daun tersebut. Suasana begitu riuh ketika angin dengan kencang menerbangkan daun-daunan tersebut.
Sesudah berjalan kurang lebih satu jam kami akhirnya sampai di puncak. Pemandangan sangatlahmenajubkan. Gugusan gunung-gunung dikejauhan membuat layaknya sebuah lukisan alam. Pemandangan seperti inilah yang paling saya suka. Beberapa daun juga nampak masih belum gugur dan warnanya masih berwarna-warni. Setelah beristirahat sejenak kami akhirnya melanjutkan perjalanan untuk menuju ke ‘temple’. Sangat umum di Korea di gunung ada ‘temple’. Biasanya orang beristirahat atau berdoa di sana.

Tidak terasa bahwa kami sudah hiking selama dua jam. Kami kemudian memutuskan untuk kembali ke danau Manin untuk makan siang. Di tempat ini para pengunjung dapat menikmati Hotteok, makanan tradisional Korea yang sangat terkenal di sini. Di dalam Hotteok ada chinamon/gula merah. Kami semua merasa kangen dengan Indonesia. Sambil menikmati makan siang kami dapat mendengarkan ‘live’ musik yang dibawakan oleh pemusik Korea.
Sekali lagi angin bertiup dengan kencang dan menerbangkan daun-daun. Suasana seperti ini menjadi sangat romantis. Setelah beristirahat kurang lebih satu jam kami semua akhirnya kembali ke Daejeon. Selamat menyambut musim dingin di Korea Selatan.
Menikmati Musim Dingin Di Kanada
Posted by angga Webdesign in on 30 January, 2018Dingin di Kanada – Dedaunan mulai berganti warna. Pun suhu sudah naik turun. Kadang 30, kadang 6 ???? Dan saya pun mulai menggeser perlahan baju-baju musim panas dari lemari. Bahkan saat saya membersihkan rak sepatu, kata suami, “Itu sepatu summer aku belum pernah dipake!!” ????????
Yayaya… mari kita bersiap-siap menyambut musim dingin yang katanya bakalan lebih dingin dari tahun lalu.???? Tahun lalu maksimal -26 (feels like -41) aja kok ????
Musim dingin tahun lalu, salju bertahan dari Desember sampai April. Nah, karena disini selama musim dingin banyak hal yang bisa dilihat dan dinikmati, maka kita perlu persiapan ????
Menikmati Musim Dingin Di Kanada
- Base Layer
Pelapis yang menempel di badan, alias baju dalam ini ada yang menyebutnya long john, second skin, atau long underwear. Pilih base layer yang paling nyaman dikenakan. Saya pernah bertanya, bahan apa yang sebaiknya dipilih untuk base layer? Jawabannya adalah yang berbahan alami seperti merino wool. Tapi memang harganya uwow sih ????????????. Kalo ga ada, yang sintetis pun tak apa.
PS: benda ini jarang-jarang diskon. Kalo mau dapet harga ‘miring’, rajin2lah cek toko sebelah ???? - Mid layer
Di tulisan saya yang lain, saya menyebutnya fleece (karena kebiasaan aja, meskipun fleece hanyalah salah satu jenis kain yang biasa dipakai sebagai mid layer). Lapisan ini berfungsi sebagai ‘penghangat’ badan (mencegah panas dari tubuh untuk keluar, dan menghalangi dingin dari luar untuk masuk ke badan)
Mid layer ini bisa dari bahan fleece ataupun yang lightweight down/synthetic. - Outer layer
Lapisan terluar ini fungsinya untuk melindungi kita dari angin, hujan air dan salju. Jadi, perlu banget buat punya jaket yang breathable & punya lapisan anti air.
Bentuknya bisa bermacam-macam bergantung kebutuhan dan selera. Ada yang suka coat panjang/parka, atau kalau saya lebih memilih yang pendek ala ski jacket. - Sepatu boots
Saya membawa winter boots jaman saya sekolah dulu. Tapi berdasar pengalaman musim dingin tahun lalu, boots tersebut kurang cocok untuk dikenakan di Cikebek. Dengan kondisi salju yang menumpuk dan awet, plus kami suka sepedaan selama winter.
Memang sih, kalau hanya hujan salju, masih bisa dipakai. Tapi kalau untuk berjalan seharian di salju lalu keluar masuk ruangan untuk menghangatkan badan, maka salju meleleh dan airnya tertahan di dalam. Walhasil pas keluar dari ruangan, kaki saya terasa beku ????????
Jadi, penting buat punya sepatu boots yang tahan air. Bisa yang dilapisi karet ataupun yang berbahan kulit. Selain itu, pilih sepatu boots yang gripnya bagus supaya tidak mudah terpeleset (maklum ya, kadang kalo udah ada lapisan es, jalanan jadi super-licin).

- Celana winter/snow pants
Kalau ingin berlama-lama di luar, pastikan paling tidak punya 1 celana winter. Bentuknya emang lempeng, jauh dari modis kalo buat pepotoan ????. Tapi percayalah, saat suhu -26, kulit tropis ga akan berdusta. Jangan terintimidasi sama mbak-mbak yang lahirnya di kutub utara. Meski suhu -26, tetep pake rok pendek atau celana panjang yang sobek-sobek ???? - Sarung tangan
Nah, karena kami sering bersepeda, sarung tangan ini menjadi benda yang super penting. Bagian tangan rasanya paling banyak terpapar dingin. Kadang saya pakai 2 lapis, fleece dan sarung tangan.Seperti juga perlengkapan yang lain, bahannya juga yang water & windproof. Bentuknya bisa yang berjari (glove) atau yang bulat tanpa jari (mitten).
Saya lebih suka yang mitten karena rasanya lebih hangat & nyaman ????
- Topi/kupluk/tuques
Kupluk yang bawa dari Indo (yang rajut ala-ala), ternyata kurang maksimal disini ???? Perlu pelapis supaya tidak terlalu dingin. Tapi kan agak ribet ya kalau harus mengenakan 2 lapis topi.

Ternyata, dari pengalaman kami, lebih nyaman mengenakan topi dari bahan wool. Pastikan kupluk menutup telinga ya. Memang sih harganya agak lebih mahal. Tips-nya, cari pas lagi diskon 80% ???? - Syal
Syal yang panjang dan dililit ternyata kurang cocok buat saya yang lasak ????. Saya lebih suka yang model Cache-cou/neck warmer yang tinggal ‘plung’ dan bisa ditarik ke atas untuk menutupi hidung & mulut saat bersepeda ????
- Goggle
Pas winter, saat hujan salju biasanya suhu lebih hangat daripada saat matahari cerah ceria. Nah, suhunya enak buat sepedaan/jalan-jalan. Goggle sangat membantu agar kita tetap bisa ‘melek’ dan melihat dengan baik ???? . Sebenarnya ini perlengkapan buat ski sih ya.. tapi berhubung kami ga punya jaket yang capuchon-nya dilengkapi bulu-bulu, maka pake goggle pun jadi ????
Setelah perlengkapan siap, beberapa tips ini bisa dicoba:
- Memakai prinsip bawang merah
Saat musim dingin, kadang suhu naik turun. Untuk mengantisipasi, sebaiknya kenakan pakaian secara berlapis, daripada pakai 1 tapi tebal ????
Atasan: Base layer, kaos, mid layer, jaket (mid layer bisa ditambah kalau memang masih terasa dingin)
Bawahan: base layer, celana panjang biasa, celana winter
Salah satu keuntungan mengenakan pakaian berlapis adalah saat kita mulai merasa gerah, lapisan bisa dilepas satu per satu. Kalo cuma pake 1 tebel, kalo gerah & langsung dilepas, akan terasa ekstrim beda suhunya ???? - Jangan mengenakan pakaian berbahan katun
Kain katun sangat tidak disarankan karena sifatnya yang mudah menyerap keringat, namun saat musim dingin disini, keringat yang diserap itu tertahan di kain dan akan membuat kita lebih dingin.
Saya sih masih suka ngebandel pake jeans ???? , kalau sekiranya ga akan terlalu berkeringat. Misal, ke tempat les prancis. Tapi kalau memang berniat seharian jalan-jalan/sepedaan, biasanya saya pake celana winter.
Kaos kaki juga jangan pake yang katun ya. Karena meskipun di luar dingin, kalau kita aktif, biasanya kaki tetap berkeringat. - Bawa cadangan
Ketika berencana untuk seharian di luar, saya biasanya membawa cadangan sarung tangan dan kaos kaki. - Buat jaga-jaga, sedia hand & foot-warmer
Biasanya ada di toko perlengkapan outdoor. Harganya sekitar C$1.5-5 per pasang (sekali pakai, bisa digunakan selama 7 jam). Hand & foot-warmer ini bakalan berguna saat kaki dan tangan terasa beku, lalu tak ada tempat untuk menghangatkan diri ????

Selama musim dingin, biasanya selalu ada perapian atau saung di tempat-tempat umum. Tapi kalo pas kebetulan ga nemu, ya benda ini bisa membantu.
Nah, udah siap menikmati musim dingin di Kanada yaaa ????
source : https://dudukngopi.wordpress.com/2017/10/06/menikmati-musim-dingin-di-kanada/
Menikmati Salju Gunung Titlis di Swiss
Posted by angga Webdesign in on 23 January, 2018Menikmati Salju Gunung Titlis di Swiss
TITLIS adalah nama gunung di gugusan Pegunungan Alpen di Swiss dengan ketinggian 3.020 meter di atas permukaan laut. Mutiara di mahkota Swiss, dan satu-satunya ”glacier” yang dapat diakses masyarakat umum. Ketika berada di puncak gunung bersalju ini, kita dapat menikmati panorama menakjubkan. Hamparan salju melapisi puncak gunung tersebut.
Pengunjung yang akan menikmati panorama salju di puncak Gunung Titlis harus naik cable car dari Engelberg, desa di lembah Pegunungan Alpen. Turis yang mengunjungi negara Swiss pada umumnya diajak operator perjalanan wisata ke Gunung Titlis, selain ke kota tua Lucerne.
Upaya Pemerintah Swiss menjadikan puncak Gunung yang selalu ditutupi salju itu sebagai destinasi wisata dimulai sejak satu abad yang lalu.

Sejarah cableway Titlis dimulai sejak 1913 ketika kawasan Engelberg mulai dibangun. Cableway pertama yang diresmikan adalah Trubsee pada tahun 1927, lalu menyusul lokasi lainnya yang dimanfaatkan juga oleh para penggemar ski.
Revolving cable car pertama di dunia berfungsi mulai tahun 1992. Melalui cable car yang bisa berputar ini, pengunjung dapat menikmati suasana pegunungan penuh salju dari dalam. Bahkan, setelah di puncak pun, wisatawan dapat menghirup udara segar di atas gunung bersalju tersebut.
Pengelola lokasi wisata Titlis kini menyiapkan cable car baru berkapasitas delapan tempat duduk (dari empat tempat duduk sekarang), yang akan lebih cepat membawa pengunjung langsung dari Engelbert menuju puncak dalam waktu 16 menit!
Di kawasan Titlis, turis juga dapat menikmati olahraga ski mulai Oktober hingga Mei. Pada musim panas, gunung itu surga bagi pendaki dan pencinta kegiatan outdoor.

Bagi warga Eropa, Titlis merupakan tempat berlibur yang mengasyikkan. Engelberg dikembangkan menjadi kawasan berlibur yang menyenangkan. Sampai 2015, pengelola lokasi wisata tersebut membangun apartemen baru.
Es krim di puncak gunung
Jangan khawatir bila perut lapar tetapi jauh di puncak gunung. Pengelola wisata Titlis sudah menyediakan aneka hidangan internasional di restoran dengan panorama gunung bersalju di ketinggian 3.020 meter di atas permukaan laut itu. Pizza yang dibakar dari oven dan pasta khas Italia menjadi makanan favorit di sini.
Dalam cuaca dingin, kita bisa menikmati es krim Movenpick, es krim asli Swiss yang diproduksi grup Nestle. Es krim yang memiliki aneka rasa ini dibuat sejak 1948. ”Kapan lagi menikmati es krim di puncak gunung bersalju?” kata Amel, turis Indonesia yang menikmati sensasi baru dalam hidupnya.
Ribuan turis dari sejumlah negara mengunjungi Titlis setiap hari. Ratusan bus pariwisata berjejer di tempat parkir, di Desa Engelbert yang sering berkabut tersebut.

Banyak turis Asia memenuhi kawasan wisata di Swiss tersebut. Belasan turis India, misalnya, asyik menikmati hidangan khas India yang dijajakan di salah satu kios.
”Salah satu hotel resort di Titlis dibeli oleh pengusaha India. Jadi, cukup populer bagi masyarakat India,” kata seorang wisatawan asal India memberikan penjelasan mengapa ada kios makanan khas India di sana.
Gunung bersalju tampaknya menjadi destinasi wisata menarik bagi wisatawan Asia yang hidup di negeri tropis. (Robert Adhi KSP)
Suhu Udara Dingin Di Korea Selatan, Ini Tips Supaya Tetap Hangat
Posted by angga Webdesign in on 15 January, 2018
Tips Supaya Tetap Hangat – Suhu udara yang paling dingin menyelimuti masyarakat Korea Selatan. Waspada akan udara dingin dikeluarkan di bagian utara provinsi Gyeonggi, bagian barat Gangwon, dan Jecheon, provinsi Chungcheong Utara. Peringatan udara dingin juga dikeluarkan di sebagian besar wilayah di bagian tengah termasuk Seoul dan provinsi Gyeongsang.
Waspada udara dingin masing-masing dikeluarkan saat suhu udara turun hingga minus 15 dan minus 12 derajat celsius, serta suhu itu tetap bertahan selama lebih dua hari.
Di Seoul suhu udara pada Selasa pagi (19/1/2016) tercatat minus 14,7 derajat celsius, suhu di wilayah Daegwanryeong juga turun hingga 19,6 derajat celsius. Angin kencang yang bertiup di wilayah sekitar perairan membuat suhu yang dirasakan tubuh lebih rendah, sampai minus 24,4 derajat di Seoul dan 34,2 derajat celsius di Daegwanryeong.
Salju yang turun di wilayah Chungcheong, Jeolla dan Jeju akan berlangsung hingga Selasa malam. Akibat buruknya cuaca, dan masalah di dalam pesawat, penerbangan Asiana jalur Jeju dari Gwangju dibatalkan, sehingga 150 orang penumpang mengalami kesulitan.
Sementara itu, pengoperasian kapal penyeberangan di 10 jalur antara Incheon dan pulau-pulau sekitarnya juga dibatasi. Udara dingin akan sedikit hangat mulai tgl.21 Januari mendatang, namun suhu pada pagi hari masih tetap tercatat kurang lebih minus 10 derajat celsius, hingga tgl. 27 Januari mendatang.
Berikut Ini Tips Supaya Tetap Hangat
1. Bawa Baju Dan Aksesories Musim Dingin
Tips Supaya Tetap Hangat yang pertama adalah pilihlah mantel atau jaket anti dingin yang dapat menahan panas tubuh. Jaket anti air uga dapat berfungsi sebagai pelindung saat turun salju di negara tersebut. Tak ada salahnya juga kamu membawa baju berlapis dan asesories penghangat lainnya. Lindungilah tubuh, leher, telinga, tangan dan kaki. Gunakan syal, penutup kepala, sarung tangan dan kaus kaki. Bawalah sepatu boots jika perlu agar kakimu aman dari salju dan udara dingin.
2. Siapkan Obat – Obatan
Tips Supaya Tetap Hangat yang kedua, jika kamu tergolong sensitif akan udara dingin, sebaiknya siaplan obat-obatan untuk mengantisipasi kalau kamu terkena alergi. Kalau perlu, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Jangan lupa bawa pelembap untuk kulit, wajah dan bibir, Di udara dingin, kulitmu akan lebih mudah kering dan pecah -pecah. Oleskan pelembap lebih sering dari yang biasanya kamu pakai, agar kulit terjaga kelembapannya.
3. Gunakan Pengering Rambut
Tips Supaya Tetap Hangat yang ketiga, ketika kamu berada di hotel dan masih merasa dingin, alat pengering rambut bisa jadi solusi untuk menghangatkan tubuh. Apalagi kamu dapat mengatur suhu panas yang diinginkan, sehingga alat pengering rambut cocok membuatmu bertahan dengan suhu yang hangat.
4. Berendam di Bathtub
Tips Supaya Tetap Hangat yang ke empat, ketika tubuh lelah seharian berada di luar ruangan, ditambah dengan dinginnya suhu udara yang menusuk ke dalam tubuh, berendam di bathtub ada pilihan yang mengasyikkan. Berendamlah dengan air hangat beberapa saat sambil membersihkan diri dari semua debu dan keringat yang menempel. Penat hilang, badan pun akan terasa hangat dan segar kembali.


