10 Kota Paling Dingin di Indonesia, Yang Menyimpan Sejuta Pesona
Posted by angga Webdesign in on 9 February, 2017 0 comments3. Berastagi, Karo, Sumatra Utara
Berastagi adalah salah satu tempat yang menjadi destinasi wisata di Kabupaten Karo. Kota dengan ketinggian 1.300 meter dari permukaan air laut ini memiliki udara yang sangat dingin. Berastagi diapit oleh gunung Sibayah dan Gunung Sinabung yang masih sering aktif dan menimbulkan kepanikan.
![Berastagi [image source]](https://i0.wp.com/boombastis.com/wp-content/uploads/2015/06/Berastagi.jpg?resize=710%2C383)
Berastagi memiliki beberapa objek wisata alam yang sangat menarik. Salah satu di antaranya adalah air terjun Sikulikap. Jika anda ingin berwisata sejarah, desa-desa kuno seperti Desa Lingga dan Tongkoh bisa menjadi tempat yang pas. Selain itu, karena udaranya yang sangat dingin, Berastagi juga dikenal sebagai penghasil buah-buahan paling bagus di area Sumatra Utara.
4. Mamasa, Sulawesi Barat
Mamasa adalah nama salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Mamasa terletak di daerah pegunungan dengan puncak tertinggi mencapai 1.900 meter dan rata-rata ketinggian tanah di Mamasa mencapai 1.200 meter dari permukaan air laut. Kabupaten yang terletak 6 jam perjalanan dari Makassar ini merupakan sentra kawasan pengembangan ekonomi terpadu Provinsi Sumatra Barat.
![Mamasa [image source]](https://i0.wp.com/boombastis.com/wp-content/uploads/2015/06/Mamasa.jpg?resize=710%2C304)
Hasil utama dari Mamasa adalah berupa Kopi dan Kakao yang sangat baik di tanam pada daerah pegunungan. Selain itu di bidang peternakan, Mamasa dikenal sebagai salah satu penghasil sapi, kerbau, kuda, dan kambing terbaik di Sulawesi. Untuk meningkatkan ekonomi warga setempat, pemerintah Mamasa juga membangun beberapa objek wisata alam berupa Agrowisata dan perkampungan tradisional untuk edukasi.
5. Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur
Ingin merasakan desa dengan suasana bangunan seperti yang terlihat di Kota Praha? Tidak perlu jauh-jauh, cukup datang di Ruteng. Kota kecil yang terletak di Kabupaten Manggarai ini dikenal sebagai kota paling indah dengan desain bangunan kebanyakan bergaya Eropa. Selain itu, suasana yang dingin karena berada di ketinggian 1.200 meter dari permukaan laut membuat Ruteng semakin layak untuk dikunjungi.
![Pemandangan Indah di Kota Ruteng [image source]](https://i0.wp.com/boombastis.com/wp-content/uploads/2015/06/Ruteng-Kota-Indah.jpg?resize=640%2C236)
Ruteng menyimpan pemandangan yang indah. Areal persawahan masih lebar dan menghijau. Itu pun didukung dengan penampakan gunung berkabut yang terlihat dari jauh. Selain pemandangan yang indah, di Ruteng juga terdapat sebuah gua yang dulunya ditemukan sisa-sisa tulang manusia purba Homo Floresenesis, nama gua ini adalah Gua Liang Bua.
![Pemandangan di Ruteng [image source]](https://i1.wp.com/boombastis.com/wp-content/uploads/2015/06/Ruteng-Pemandangan.jpg?resize=640%2C328)
Bosan dengan wisata alam yang disuguhkan di Ruteng? Kita bisa mengunjungi satu-satunya desa adat di wilayah itu. Namanya Desa Adat Compang Ruteng. Desa ini hanya berjarak 3 kilometer dari pusat kota. Di sana kita bisa menemukan rumah tradisional seperti Honai di Papua, namun sedikit lebih besar dan modern. Orang-orang di Ruteng sangat ramah meski kesan pertamanya menakutkan. Seperti kata ungkapan, “Sekali orang Flores menebarkan senyumnya, hilanglah wajah menyeramkan mereka!”
Silahkan Klik Halaman Selanjutnya : Klik Next >>

Leave a Reply